Sejarah perkembangan Uang
Assalamulaikum wahromatullahi Wabarakatuh, disini saya Rizkar Fida Syahidan akan menjelaskan tentang sejarah perkembangan uang dari awal dibentuk hingga sekarang.
Pada awalnya manusia zaman dulu belum mengenal apa itu uang. Lalu seiring perkembangan zaman, manusia sudah memiliki kebutuhan yang berbeda dan sudah ada yang menetapkan kepemilikan. Akhirnya muncul lah sistem transaksi pertukaran barang yaitu barter atau menukar barang dengan barang lainnya yang memiliki nilai yang sama. Nah seiring waktu juga, masalah transaksi barter mulai tidak efisien dan tidak menguntungkan. Contohnya saja, yaitu perbedaan nilai misalnya apakah setara menukar ekor ayam dengan satu kandung? Atau menukar pisau dengan kerbau? Dan juga tidak semua pembeli dan penerima memiliki barang maka transaksi semakin susah karena tidak semua bisa didapat.
Untuk memecahkan masalah tersebut. Munculah sebuah ide untuk membuat alat tukar sendiri lewat benda sebagai alat. Awalnya bermacam-macam, ada yang ingin menjadikan kerang, manik-manik, dan sebagainya dijadikan alat tukar sesuai geografis di sekitar lingkungan manusia tersebut, dan alat tukar itu secara sah digunakan jika kelompok atau penduduk manusia semuanya sepakat dan setuju menjadikan benda itu sebagai alat tukar. Seiring waktu... Sistem alat tukar benda ini mulai perlahan ditinggalkan karena dirasa kurang efisien, nilainya yang berbeda-berbeda di setiap wilayah dan juga alat ini gampang sekali hancur ataupun ditemukan membuat nilainya tak sepadan. Akhirnya manusia mencari alat yang lebih kuat, kokoh, dan tentunya bernilai. Akhirnya, seiring dengan berkembangnya teknologi pengolahan logam mulia, sebagian besar masyarakat mulai menyepakati logam mulia sebagai uang, jenis logam mulia populer saat itu adalah emas dan perak.
Dalam alat tukar perdagangan yang semakin meluas, logam mulia pun kemudian tidak dirasa efisien lagi karena sulitnya untuk dibawa dalam jumlah yang banyak danberat, baik dari segi kemudahan transportasi maupun segi keamanannya. Seiring waktu akhirnya muncul konsep uang kertas dengan jaminan emasnya. Kemudian muncul berbagai jenis uang kertas di berbagai wilayah yang masing-masing memiliki keterangan berapa jumlah emas yang dijaminkan dalam setiap lembar pecahan uang tersebut. Di era abad 20, akhirnya Amerika Serikat membuat kebijakan uang tanpa jaminan emas karena pada saat itu dunia sedang dilanda krisis keuangan dunia. Dan akhirnya karena hal tersebut, uang pun tak dijamin lagi oleh emas dan sepenuhnya memakai uang kertas atau logam.
Dan di era modern sekarang, dunia sudah berkembang setelah uang kertas sudah dipakai secara umum di dunia. Akhirnya munculah teknologi uang digital atau uang elektronik, yaitu uang yang berbentuk digital yang bisa diakses lewat jaringan atau internet. biasanya data uang disimpan didalam aplikasi bank atau aplikasi dompet digital.
Pada awalnya manusia zaman dulu belum mengenal apa itu uang. Lalu seiring perkembangan zaman, manusia sudah memiliki kebutuhan yang berbeda dan sudah ada yang menetapkan kepemilikan. Akhirnya muncul lah sistem transaksi pertukaran barang yaitu barter atau menukar barang dengan barang lainnya yang memiliki nilai yang sama. Nah seiring waktu juga, masalah transaksi barter mulai tidak efisien dan tidak menguntungkan. Contohnya saja, yaitu perbedaan nilai misalnya apakah setara menukar ekor ayam dengan satu kandung? Atau menukar pisau dengan kerbau? Dan juga tidak semua pembeli dan penerima memiliki barang maka transaksi semakin susah karena tidak semua bisa didapat.
Untuk memecahkan masalah tersebut. Munculah sebuah ide untuk membuat alat tukar sendiri lewat benda sebagai alat. Awalnya bermacam-macam, ada yang ingin menjadikan kerang, manik-manik, dan sebagainya dijadikan alat tukar sesuai geografis di sekitar lingkungan manusia tersebut, dan alat tukar itu secara sah digunakan jika kelompok atau penduduk manusia semuanya sepakat dan setuju menjadikan benda itu sebagai alat tukar. Seiring waktu... Sistem alat tukar benda ini mulai perlahan ditinggalkan karena dirasa kurang efisien, nilainya yang berbeda-berbeda di setiap wilayah dan juga alat ini gampang sekali hancur ataupun ditemukan membuat nilainya tak sepadan. Akhirnya manusia mencari alat yang lebih kuat, kokoh, dan tentunya bernilai. Akhirnya, seiring dengan berkembangnya teknologi pengolahan logam mulia, sebagian besar masyarakat mulai menyepakati logam mulia sebagai uang, jenis logam mulia populer saat itu adalah emas dan perak.
Dalam alat tukar perdagangan yang semakin meluas, logam mulia pun kemudian tidak dirasa efisien lagi karena sulitnya untuk dibawa dalam jumlah yang banyak danberat, baik dari segi kemudahan transportasi maupun segi keamanannya. Seiring waktu akhirnya muncul konsep uang kertas dengan jaminan emasnya. Kemudian muncul berbagai jenis uang kertas di berbagai wilayah yang masing-masing memiliki keterangan berapa jumlah emas yang dijaminkan dalam setiap lembar pecahan uang tersebut. Di era abad 20, akhirnya Amerika Serikat membuat kebijakan uang tanpa jaminan emas karena pada saat itu dunia sedang dilanda krisis keuangan dunia. Dan akhirnya karena hal tersebut, uang pun tak dijamin lagi oleh emas dan sepenuhnya memakai uang kertas atau logam.
Dan di era modern sekarang, dunia sudah berkembang setelah uang kertas sudah dipakai secara umum di dunia. Akhirnya munculah teknologi uang digital atau uang elektronik, yaitu uang yang berbentuk digital yang bisa diakses lewat jaringan atau internet. biasanya data uang disimpan didalam aplikasi bank atau aplikasi dompet digital.
Komentar
Posting Komentar